Tentang C  

C, sebagai lingua franca dalam dunia pemrograman menjadi satu standar minimum bagi seorang yang ingin menerjuni dunia pemrograman sebagai tujuanya. Joel Spolsky dalam  Advice for Computer Science College Students menggambarkan bahwa kita tak akan memiliki cukup kemampuan untuk membuat program yang lebih efisien pada bahasa pemrograman yang lebih tinggi jika kita melupakan C sebagai fondasi keilmuan kita, sebagai syarat untuk terjun dalam dunia persilatan(pemrograman). Banyak hal positif yang dapat kita gali lebih dalam mengenai fakta ini. Kita ingat, setidaknya kita pernah mendengar minix sebuah bahasa pemrograman berbasis Unix yang dikembangkan untuk implementasi pada mini komputer telah mendorong lahirnya sistem operasi yang lebih kompleks dari Linus Trovalds. Namun terkadang sulit untuk mendalami hal yang tidak mendapat dorongan maupun stimulus untuk mempelajarinya lebih jauh. Hingga akhirnya sekarang, ketika beragam jenis bahasa pemrograman dijajarkan dan telah dilalui dalam sistem pembelajaran, saya baru tersadar ada yang salah dengan konsep pembelajaran yang saya lalui saat ini. Bahasa induk tertinggal, ketika beragam bahasa anak keturunan telah menjadi pujaan dalam segala keterbatasan kapasitas keilmuan yang dimiliki. Karena algoritma pemrograman, bukanlah sebuah bahasa pemrograman, dengan kata lain algoritma pemrograman adalah satu hal dan bahasa pemrograman hal lainya. Bahasa pemrograman tidak sekedar tentang segala aturan koding yang berlaku namun lebih dari itu semua terdapat sebuah filosofi, sejarah dan beragam cerita menarik yang pantas untuk dikedepankan sebagai sarana yang memotivasi dalam pemelajaran.

Meski, buku komputer pertama yang saya miliki berjudul  10 Langkah Mudah Belajar Agoritma Pemrograman dengan Bahaas C/C++ pada GNU/Linux, saya belum dapat menemukan sebuah kesadaran tentang kontribusi bahasa C dalam pengembangan komputer. Memahaminya lebih jauh, dalam koridor struktur yang mengembangkan beragam fungsi sederhana hingga dapat berkomunikasi dengan perangkat keras. dan berikut beberapa keistimewaan C yang lebih dulu ada,

– Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer.
– Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksibel untuk semua jenis komputer.
– Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci. hanya terdapat 32 kata kunci.
– Proses executable program bahasa C lebih cepat
– Dukungan pustaka yang banyak.

Belajar Kebiasaan
Menulis(mengkoding) program secara intensif merupakan cara pemula untuk mengawali pembelajaran bahasa pemrograman. Terlepas maksud dan tujuan masing-masing dari setiap deklarasi, sintaks, logika dan lainya rasa nyaman ketika menyaksikan koding program yang telah dikompilasi memberikan kepuasan tersendiri bagi sang calon programmer. Hal ini dapat semakin dikembangkan lebih jauh namun upaya ini juga harus dibarengi dengan kegiatan diluar koding itu sendiri. Menikamati peran sebagai sang pemelajar dalam dunia pemrograman komputer merupakan suatu berkah yang patut untuk disyukuri karena kita akan berada pada suatu ruang dimana kita menjadi sedikit dari sebagian besar orang yang mendapat kesempatan berada pada lingkaran pekerjaan yang begitu menyenangkan untuk digeluti.

Diperlukan usaha ekstra untuk itu, ada beragam ketidaknyamanan yang bisa kita rasakan jika kita menganggapnya sebagai beban namun jauh sebelumnya kita telah dimudahkan dengan segala bentuk fasilitas pengembangan yang ada agar kita semakin sadar tentang peran dan tanggung jawab kita kedepanya.

 

Iklan